Seorang kyai bercerita kepada santrinya:
"Pada suatu hari ada gerobak yang ditarik seekor sapi, dengan dikemudikan oleh seorang petani. Petani ini mengangkut puluhan ekor monyet yang hendak diamankan karena sering mengganggu tanaman pak petani. Di dalam perjalanan, tiba-tiba gerobak tersebut menemui jalan terjal yang mendaki. Padahal di sekitar tanjakan itu menganga jurang yang dalam. Di saat mendaki tanjakan terjal tersebut, si sapi tiba-tiba ngadat. Dia tak mau berjalan, dan gerobagpun terancam oleng dan bisa masuk ke dalam jurang. Pertanyaannya, apa yang seharusnya dilakukan petani yang mengemudikan gerobag itu?" tanya pak kyai pada santrinya.
"Petani itu harusnya memaksa si sapi agar mau berjalan" jawab santri.
"Mengapa? Kenapa tidak minta bantuan kepada si monyet? Atau memaksa monyet mengerjakan tanggung jawab itu?" tanya pak Kyai.
"Karena keselamatan seluruh isi gerobak itu ada pada geraknya si sapi. Sehingga kalau perlu, pak Tani harus memecut si sapi agar mau jalan. Kalau tidak, maka gerobak itu bisa masuk jurang. Kalau si monyet, jelas-jelas dia tidak akan bermanfaat apapun bagi keselamatan gerobag itu. Justru keselamatannya bergantung pada kerja si sapi" terang si santri.
"Jawaban yang bagus nak," puji pak Kyai puas atas jawaban santrinya. "Itu merupakan gambaran umat Islam. Umat Islam memegang tanggung jawab atas keselamatan umat lain di muka bumi ini. Jika umat Islam bergerak dengan dakwah sebagaimana dakwahnya para Nabi terdahulu, maka dunia dan seisinya beserta munyuk-munyuknya akan selamat. Namun jika umat Islam tidak mau menjalankan tugasnya, Allah akan kirim peringatan keras agar umat Islam mau bergerak sesuai tugas yang diemban. Bisa jadi pecutan ujian, cemeti bencana, teguran musibah dan yang lainnya akan menimpa umat Islam, sebagai pengingat bahwa keselamatan dunia ada pada gerak mereka. Gerak sebagaimana telah dicontohkan oleh generasi dakwah yang terdahulu."
"Berarti umat Islam memegang amanah tanggung jawab yang berat ya kyai?" tanya santri.
"Benar nak," jawab Kyai.
Mari kita lanjutkan kerja dakwah ini. Karena Allah mengancam, jika amar ma'ruf nahi munkar dihentikan maka Allah akan ratakan bencana di mana-mana. Dan di saat umat Islam berdoa, doanya tidak akan didengar. Sungguh ancaman yang serius. Mengapa? Karena di tangan umat Islamlah tanggung jawab keselamatan dunia dan akhirat warga dunia ini diletakkan.
Wallahu a'lam.

ihik
BalasHapusnice topic
BalasHapusTugase abot tenan rek.. #ngelus dodo
BalasHapusno comment
BalasHapus